Showing posts with label orthodonti. Show all posts
Showing posts with label orthodonti. Show all posts

Sunday, May 22, 2011

FASE Pemasangan Kawat Gigi


Sebaiknya perawatan orto permanen ini dilakukan oleh seorang dokter gigi yang berkompeten di bidang perawatan kawat gigi atau biasa disebut orthodontist, hindari pemasangan kawat gigi dari yang bukan ahlinya.
Ada beberapa tahap dalam pemasangan kawat gigi :
1.
Fase sebelum Pemasangan
  Dokter gigi akan mengamati dan mengambil data pasien selengkap mungkin, meliputi pemeriksaan klinis geligi,seperti pencatatan gigitan dan ke simetrisan gigi, serta katupan geligi.
Semua masalah seperti gigi bolong, karang gigi, kelainan jaringan gigi, dan perawatan saraf gigi, jika ada, harus ditangani dulu, sehingga gigi benar-benar bersih dan sehat.
Perawatan dengan bantuan kawat ini perlu kedisiplinan tinggi, karena meliputi seluruh gigi. Termasuk mengarahkan gigi yang belum tumbuh, agar mendukung perbaikan tumbuhnya rahang. Kalau perlu Dilakukan pengambilan foto rontgen (Bila Perlu) yang mencakup dua sudut pengambilan, yaitu panoramik (raut seluruh geligi dan tulang) serta chepalometri (kedudukan rahang, tulang muka dan geligi).
Pencetakan geligi untuk mendapatkan model. Penentuan rencana perawatan Dari hasil foto rontgen dan cetakan geligi inilah dilakukan analisis kelainan untuk rencana perawatan. Misalnya, berapa mili-meter ketidaknormalannya? Apakah cukup diasah atau plus pemakaian kawat gigi lepasan? Perlukah mencabut geraham kecil di belakang gigi taring, Pada rahang cakil, perlukah operasi pemotongan tulang bawah oleh orthodontist dan ahli bedah mulut?
Pemasangan kawat gigi Pemasangan kawat gigi ini relatif singkat kurang lebih 1 jam
 
2. Fase setelah Pemasangan
  Kontrol dilakukan setiap seminggu atau dua minggu sekali. Kontrol ini penting dilakukan, semakin sering kontrol, waktu perawatan kawat gigi akan semakin singkat, sebaiknya jika kontrolnya jarang atau lama (sebualan/2 bulan sekali), dapat menyebabkan waktu perawatan bertambah panjang dan mungkin menyebabkan perubahan gigi yang tidak semestinya.
Pada saat kontrol, dokter akan mengamati setiap perubahan posisi gigi, katupan gigi, bentuk rahang, inklinasi gigi, kapan dilakukan, pengasahan, pencabutan (jika ada), penarikan, dsb. Dan yang pasti mengganti karet yang membuat braket tersebut terlihat berwarna warni.
Setelah perawatan orto cekat dinyatakan selesai oleh dokter gigi, maka pasien dianjurkan untuk menggunakan alat penahan agar giginya tidak mudah untuk berubah kembali ke susunan gigi awal, yang disebut dengan space maintainer atau singkatnya retainer , selama minimal 6 bulan sampai 1 tahun.

Hal-hal yang harus diperhatikan setelah pemasangan Kawat gigi
 
Hal-hal yang sering timbul setelah pemasangan ini antara lain adalah sariawan, ngilu, dan sulit makan, pasien tidak perlu cemas akan hal ini, biasanya masalahnya dapat diatasi oleh pasien sendiri setelah terbiasa. Namun jika, sariawan tidak kunjung sembuh, braket ada yang lepas atau kawat ada yang menusuk, segeralah pergi ke dokter.

Walau tak ada pantangan, sebaiknya hindari makanan yang manis, lengket, liat, dan bersoda, karena makanan macam itu lebih sulit dibersihkan. Untuk makanan padat dan keras, sebaiknya dipotong kecil-kecil. Hindari untuk secara sendiri melepas atau menyetel kawat gigi yang sudah dipasang.


KUNCI KEBERHASILAN
 
Perawatan ini akan berhasil jika pasien dan dokter gigi dapat bekerjasama dengan baik, karena perawatan berlangsung lama, antara enam bulan sampai tiga tahun (tergantung berat-ringannya kasus), ongkosnya relatif mahal. Pasien pun harus bersedia menandatangani Inform Consent alias persetujuan perawatan, baik untuk perawatan dengan kawat gigi lepasan maupun cekat.                                                                sumber:www.kawat-gigi.com               

kawat gigi..sekilas info

Kenapa harus Memasang Kawat Gigi ?
siapa sih yang tidak mau gigi bersih, rapi, senyum menawan dan putih ? tanpa ada keluhan bau mulut dan sakit gigi, hal ini dapat di atasi jika kita rajin membersihkan atau menyikat gigi dan memiliki susunan gigi yang teratur antara rahang atas dan bawah. tetapi masalahnya tidak semua orang memiliki susunan gigi yang rapi dan teratur.
jika gigi berjejal, tidak teratur maka akan sulit membersihkan gigi secara maksimal. akibat nya gigi jadi gampang berlubang, tumbuh banyak karang gigi, gusi mudah berdarah, dan mucul nya bau mulut tak sedap.
pada tahap lebih parah bahkan dapat menimbulkan gangguan sakit kepala dan otot leher. solusi memperbaiki hal ini adalah dengan menggunakan Kawat gigi.

Sekilas Info Kawat Gigi ?  

Kawat gigi atau bracket atau behel merupakan alat bantu untuk meratakan gigi. Jenisnya ada dua yaitu:

1. Kawat Gigi Lepasan, yaitu dapat dilepas dan dipasang kembal

2. Kawat Gigi Permanen, tidak dapat dilepas sebelum perawatan dinyatakan selesai oleh dokter gigi yang merawat.
 
Apa itu Kawat gigi Lepasan?  
Untuk kawat gigi lepasan, sebaiknya digunakan pada anak usia 6- 10 tahun, tetapi juga tidak memungkinkan dipakai pada usia diatas 20 tahun asalkan susunan gigi yang akan dibenarkan dalam tahap atau kondisi ringan dan tidak memerlukan pencabutan gigi geraham kecil (gigi setelah taring).

Pemasangan kawat gigi lepasan memang lebih maksimal jika pada usia anak-anak atau pada masa gigi susu dimana pada saat itu rahang masih dapat tumbuh dan berkembang dengan sempurna.

 
Apa itu Kawat Gigi Permanen?  
Untuk kawat gigi permanen (cekat), sebaiknya digunakan setelah gigi susu telah tanggal semua, kira2 mulai usia 12 tahun keatas. Karena pada saat ini setidaknya dokter gigi telah melihat perkembangan rahangnya secara optimal.




Jenis kawat gigi permanen ada beberapa macam, menurut bahan dasar bracketnya (yang menempel pada gigi), yaitu:
1. Yang terbuat dari logam stainless stell (SS)/ Metal braket


Kawat gigi yang terbuat dari logam SS, lebih sering digunakan karena memiliki beberapa keunggulan seperti tidak berkarat, tahan lama dan Harganya pun lebih terjangkau.
2. Porcelain/keramik/Transparan braket


Kawat transparan yang terbuat dari bahan composite, memang paling kuat, Kawat gigi porcelain biasanya digunakan untuk trend/fashion gaya terutama oleh anak-anak remaja, karena warnanya transparan sehingga estetika lebih baik dibandingkan dengan braket metal.

 sumber;www.kawat-gigi.com

Sunday, April 24, 2011

Gigi Berlubang


Klinik Gigi Spesialis Ortodonti, Dokter Gigi Spesialist, Orthodontist,  Orthodontic, Dental Clinic Specialist,  Orthodontics Dentist, Dental Esthetic, Kawat Gigi, Kecantikan Gigi, Pedodontic, Pemutihan Gigi, , Tooth Whitening, Cosmetic  Dentist, Tambal Gigi,,Konservasi Gigi,  Pedodonti, Gigi Anak , Children's Dentist,  Bedah Mulut,  Tips Gigi Sehat, Periodonti, Periodontist,  Penyanggah Gigi
Gigi berlubang ? Mencegah lebih baik daripada mengobati …!!!
Tuhan telah memberikan kenikmatan pada kita berupa gigi geligi dengan beragam fungsinya. Sebagian berfungsi untuk menggigit, mengoyak, dan sebagian untuk memotong. Sementara yang lain untuk menghancurkan makanan hingga halus.
Keseharian kita tak lepas dari aktivitas gigi ini. Betapa gigi merupakan bagian tubuh kita yang penting untuk dipelihara dan kita cegah dari kerusakan. Selera makan kita bisa hilang di kala sakit gigi, meski makanan yang amat lezat ada di hadapan kita.
Gigi adalah jaringan tubuh yang paling keras dibanding yang lainnya. Strukturnya berlapis-lapis mulai dari email yang amat keras, dentin (tulang gigi) di dalamnya, pulpa yang berisi pembuluh darah, pembuluh saraf, dan bagian lain yang memperkokoh gigi. Namun demikian, gigi merupakan jaringan tubuh yang mudah sekali mengalami kerusakan. Ini terjadi ketika gigi tidak memperoleh perawatan semestinya.
Proses kerusakan gigi geligi diawali dengan adanya lubang gigi atau disebut juga karies. Karies adalah kerusakan yang terbatas pada jaringan gigi mulai dari email gigi hingga menjalar ke dentin (tulang gigi). Struktur email sangat menentukan proses terjadinya karies. Sekedar untuk diketahui, permukaan email luar lebih tahan terhadap karies dibanding lapisan di bawahnya, karena lebih padat dan lebih keras. Untuk menjaga kekerasannya ini, email sangat membutuhkan ion kimia yang disebut fluor.
Penjalaran karies mula-mula terjadi pada email. Bila tidak segera dibersihkan dan tidak segera ditambal, karies akan menjalar ke bawah hingga sampai ke ruang pulpa yang berisi pembuluh saraf dan pembuluh darah, sehingga menimbulkan rasa sakit dan akhirnya gigi tersebut bisa mati.
Faktor Penyebab
Banyak sekali faktor yang menyebabkan karies. Faktor yang utama, antara lain:
  1. Gigi dan air ludah, Bentuk gigi yang tidak beraturan dan air ludah yang banyak lagi kental, mempermudah terjadinya karies.
  2. Adanya bakteri penyebab karies, Bakteri yang menyebabkan karies adalah dari jenis Streptococcus dan Lactobacillus.
  3. Makanan yang kita dikonsumsi, Makanan yang mudah lengket dan menempel di gigi seperti permen dan coklat, memudahkan terjadinya karies.
Sementara itu faktor lain yang turut andil adalah tingkat kebersihan mulut, frekuensi makan, usia dan jenis kelamin, penyakit yang sedang diderita seperti kencing manis dan TB, serta sikap/ perilaku terhadap pemeliharaan kesehatan gigi.
Mencegah Lebih Baik daripada Merawat..!!!
Gigi yang mudah sekali terserang karies adalah gigi sulung (gigi anak). Ini disebabkan karena struktur giginya lebih tipis dan lebih kecil dibandingkan dengan gigi dewasa (gigi tetap). Perawatan gigi anak yang rusak termasuk sulit. Di samping itu juga memerlukan waktu dan dana yang tidak sedikit.
Sering dijumpai, anak-anak di sekitar kita yang giginya “dimakan ulat”. Apakah ini dibiarkan begitu saja? Bukankah gigi yang tanggal nanti akan diganti gigi yang baru? Tidak demikian. Justru perawatan gigi dan mulut pada masa balita dan anak ikut menentukan kesehatan gigi dan mulut mereka pada tingkatan usia selanjutnya. Mereka harus dibiasakan merawat gigi sejak dini.
Fluor yang sangat dibutuhkan lapisan email tadi, telah lama diyakini dan digunakan secara luas untuk pencegahan karies gigi. Fluor efektif bila diberikan pada saat pertumbuhan dan perkembangan gigi, mulai dari awal kehamilan hingga pasca melahirkan.
Di Indonesia, pemberian fluor melalui air minum masih sulit terwujud. Air minum baik yang berasal dari air tanah, air PDAM, dan air kemasan hanya mempunyai kadar fluor di bawah 0,3 ppm. Padahal dari hasil penelitian, kadar fluor dalam air minum yang dapat mengurangi terjadinya karies sekitar 1 ppm.
Selain melalui air minum, masih ada cara lain dalam memberikan fluor seperti melalui pemberian fluor dalam bentuk tablet, bisa melalui garam, susu, ataupun vitamin. Bisa juga melalui pasta gigi yang mengandung fluor.
Kita juga masih mempunyai sumber dari alam. Secara umum, fluor terdapat pada sayur-sayuran, buah-buahan, minuman, ikan, dan daging. Namun kadar yang tertinggi ditemukan pada ikan teri, sawi, dan teh.
Tips
Di bawah ini beberapa kiat yang bisa dilakukan untuk segala umur:
  • Kurangi konsumsi makanan manis dan mudah melekat pada gigi seperti permen dan coklat. Pada anak mungkin melarangnya sama sekali dapat menimbulkan dampak psikis, maka perlu dipikirkan alternatif penyelesaiannya.
  • Menggosok gigi secara teratur dan benar. Sebaiknya dilakukan pada pagi, sore dan menjelang tidur. Lebih baik lagi bila dilakukan tiap usai makan. Dalam hal ini pilihlah sikat gigi yang berbulu halus dan pasta gigi yang mengandung fluor. Biasakan pula berkumur-kumur setelah makan makanan manis.
  • Siapkan makanan yang kaya akan kalsium (seperti ikan dan susu), fluor (sayur, daging dan teh), vitamin A (wortel), vitamin C (jeruk), vitamin D (susu), vitamin E (kecambah).
  • Menjaga higiene gigi dan mulut. Bila ada karang gigi sebaiknya dibawa ke dokter untuk dibersihkan. Sebaiknya pula memeriksakan gigi tiap enam bulan sekali.
Klinik Gigi Spesialis Ortodonti, Orthodontist,Dokter Gigi Spesialis, Orthodontic Dental specialist, Dentist, Dental health House, Kawat Gigi, Orthodontics clinic, Meratakan Gigi, Pemutihan Gigi, Tooth Whitening, Kecantikan Gigi,  Estetika Gigi, Cosmetic Dentist , Penambalan Gigi, Tambal Gigi, Konservasi Gigi,  Pedodonti, Gigi Anak , Children's Dentist,  Bedah Mulut,  Tips Gigi Sehat, Periodonti, Periodontist,  Penyanggah Gigi, Konsultasi  Gigi.

Meratakan gigi / Ortodonti / Orthodonti / Kawat Gigi Cekat


Klinik Gigi Spesialis Ortodonti dikelola dan ditangani oleh drg. Indriati.M, Sp.Ort, beliau  adalah seorang Dokter Gigi Spesialis Ortodonti - Orthodontist – Orthodontics - Dentist  yang memiliki pengalaman lebih dari  14 tahun dalam menangani berbagai macam problem gigi, juga memilik  Klinik Gigi Spesialis - Dental Health House,  dan Konsultasi Gigi online, yang berhubungan dengan Orthodontic clinic specialist, Kawat Gigi, Meratakan Gigi, Kecantikan Gigi,  Pemutihan Gigi, Tooth Whitening, Cosmetic Dentist, Tambal Gigi, Konservasi Gigi,  Pedodonti, Gigi Anak, Children's Dentist,  Bedah Mulut,  Tips Gigi Sehat, Periodonti, Periodontist,  Penyanggah Gigi.  email : info@orthodontic.co.id    ----   Web site : www.Orthodontic.co.id
KELUHAN yang sering dikemukakan mengenai keadaan gigi ini adalah deretan yang letaknya tidak teratur.
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan letak gigi yang tidak teratur adalah :
  • Pertumbuhan gigi yang tidak normal,
  • Pertumbuhan tulang rahang yang tidak normal,
  • Faktor keturunan,
  • Penyakit-penyakit sistemik atau kronis lainnya.
Tentunya adanya gangguan fungsional dari gigi dan geligi misalnya gangguan pertumbuhan, ada beberapa kasus gigi sulung tidak tanggal semestinya menyebabkan gangguan pertumbuhan gigi dewasa, gangguan estetik hal ini lebih sering menjadi trend saat ini untuk masyarakat yang sudah paham mengenai perawatan gigi dan geligi.Selain itu juga beberapa indikasi, bisa dikarenakan adanya gangguan pertumbuhan rahang baik rahang atas atau rahang bawah, nah gangguan ini lebih mencacat fisik wajah.
Pada dasarnya, alam telah menyediakan cukup ruangan untuk pertumbuhan gigi geligi kita. Pada saat gigi tetap menggantikan gigi susu, tulang rahang pun ikut tumbuh dan memberikan tempat yang cukup bagi gigi tetap yang lebih besar.
Pertumbuhan rahang yang tidak sesuai dengan besarnya gigi menyebabkan gigi menjadi tidak teratur letaknya. Dokter gigi dapat memberitahukan si ibu bila melihat keadaan gigi dan rahang anak tidak seimbang dalam pertumbuhannya dan mengadakan perawatan atau pencegahan supaya nantinya gigi tetap teratur letaknya di rahang. Letak gigi yang teratur di rahang bukan saja berguna untuk fungsi elastis saja, tapi juga berguna untuk kesehatan-kesehatan gigi-gigi tersebut secara keseluruhan.
Deretan gigi yang teratur, lebih mudah dibersihkan dan tentunya akan lebih jarang sisa-sisa makanan tertinggal, sehingga kerusakan gigi juga lebih sukar terjadi. Di dalam melakukan perawatan terhadap-gigi-gigi yang tidak teratur ini, haruslah ada kerjasama yang baik antara si anak, orangtua, dokter giginya.
Orangtua harus mengetahui bahwa perawatan yang dilakukan membutuhkan waktu yang lama, sehingga memerlukan biaya yang cukup besar.Untuk si anak, ia harus mau memakai pesawat yang dibuat dengan rajin, karena kalau pesawatnya tidak dipakai maka perbaikan sama sekali tidak akan terjadi. Selain itu, ia harus dapat kembali pada waktu yang sudah dijanjikan untuk mengadakan pengontrolan.
Perataan gigi biasanya dilakukan dengan memakai alat-alat seperti, kawat, skrup pelebar rahang dan lain sebagainya. Sebelum pembuatan pesawat, biasanya dibuat cetakan gigi, roentgen foto panex (gambaran keseluruhan rahang), dan dilakukan pengukuran-pengukuran. Dengan berdasar hasil pengukuran dan pengamatan tersebut dokter gigi dapat membuat pesawatnya.
Pada masa sekarang, banyak sekali anak-anak yang harus memakai pesawat kawat sehingga bukanlah merupakan suatu hal yang luar biasa lagi.Semakin tua si pasien, semakin sukar dilakukan perawatan Ortodonti / Orthodontic / Kawat Gigi Cekat. Terkadang harus dilakukan suatu tindakan operasi untuk mendapatkan suatu hasil pemerataan yang maskimal.
Berangkat dari indikasi yang sudah disebutkan diatas, perawatan ortodontik/ Orthodonti / Kawat Gigi Cekat / Ortodonti sangat dibutuhkan. Tapi nyatanya, banyak sudah masyarakat beranggapan, bahwa perawatan ini sangat dibutuhkan tanpa melihat indikasi yang ada, biasanya sih masyarakat menengah keatas. Maklum biaya perawatan yang ada tidak menjadi masalah buat masyarakat menengah keatas.
Perawatan bruksisme :
Ada pasien yang datang ke praktek dengan keadaan gigi yang goyah semuanya, serta permukaan gigio yang rata, karena terlalu sering digeser-geser.Suara karena penggeseran gigi demikian kuat terdengar, terlebih pada waktu tidur. Kebiasaan menggeser-geserkan gigi dengan kuat sehingga menghasilkan suara gemetar disebut bruksisme.
Untuk melakukan perawatannya, kita harus berkonsultasi dengan dokter ahli saraf /jiwa, karena sering penyebabnya dalah faktor-faktor psikis. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan rusaknya gigi adalah menggigit kuku atau benang, bermain terompet atau suling.
Perawatan gigi goyah (Paradontosis) :
Perawatan yang dilakukan terhadap gigi goyah ini biasanya memerlukan waltu yang lama dengan prosentase keberhasilan yang amat rendah. Dulu bila gigi goyah maka tidak ada alternatif lain selain gigi tersebut dicabut, tapi dengan kemajuan di bidang ilmu kedokteran gigi, terlebih dengan disertai pemakaian rontgen foto yang dapat menunjukkan penyebab goyahnya gigi maka kita dapat mengambil kesimpulan apakah gigi goyah tersebut masih dapat dipertahankan atau tidak.
Tetapi walaupun demikian, penyebab utama kegoyahan tersebtu sering amat sukar ditentukan karena mencakup keadaan kesehatan tubuh secara keseluruhan. Bahkan kemungkinan keadaan psikis dapat menjadi penyebab kegoyahan gigi tersebut.
Pada orang yang lanjut usia, arteriosklerosis menyebabkan suplai makanan ke gigi menjadi berkurang sehingga dapat juga menyebabkan kegoyahan gigi
Semoga Bermanfaat ..!